RHEUMATICS
1. Apa yang dimaksud dengan reumatik?
Reumatik adalah semua gangguan dan gejala yang mengenai
anggota gerak terutama tulang, sendi, otot dan tulang
belakang dengan nyeri disertai gangguan fungsi. Gangguan
ini dapat disertai bengkak atau tanda-tanda peradangan
lain dan gangguan fungsinya.
2.
Apakah reumatik memang menyerang kalangan
lanjut usia saja?
Tidak, reumatik dapat menyerang semua umur, dari bayi
sampai orang tua hanya penyebab dan frekuensinya berbeda.
Yang terbanyak usia 40-50 tahun ke atas, dengan penyebab
pengapuran dan pengeroposan. Kadang-kadang peradangan dan
peningkatan asam urat.
3.
Bagaimana gejalanya?
Nyeri, bengkak, kaku, hangat, gangguan fungsi tubuh
anggota gerak maupun gangguan gerak lainnya yang lebih
berat dapat terjadi pada reumatik.
4.
Bagaimana pengobatannya?
Tergantung penyebabnya. Misalnya untuk radang, diberikan
obat anti radang dan anti nyeri. Bila radang disebabkan
proses auto immune diberikan obat yang dapat menekan
proses auto immune. Bila pengapuran diberikan obat untuk
mencegah proses pengapuran, memperlambat atau
menghentikan proses pegapuran termasuk mengurangi
pembebanan dan postur yang benar, dan juga penurunan
berat badan. Dan Obat-obatan yang mengurangi pengapuran
termasuk antara lain latihan sendi dan otot, yaitu
fisiotherapy dan pemberian obat pelumas sendi. Bila
pengeroposan diberi obat yang mencegah ber1ambahnya
pengeroposan disamping asupan kalsium. Bila perlu
diberikan obat-obat yang menambah kepadatan tulang.
5.
Apa ada metode pengobatan dan terapi terbaru untuk
penyembuhannya?
Tergantung jenis penyakitnya, terutama arthritis dengan
inflamasi otoimum seperti Rheumatoid Arthritis (RA),
Ankylosing Spondylitis, Juvenil Rheumatoid Arthritis
(JRA) yang hasilnya baik tetapi dengan harga yang
relatif mahal. Disuntikkan 2x/minggu selama
berbulan.bulan sampai kondisi penyakit dapat diatasi.
Obat tersebut adalah Anti DNF alfa (Enbrel), dan
beberapa jenis lainnya seperti Infliximab, Rituximab,
Anakinra, dan Adalimumab.
6.
Bagaimana kondisi penderita penyakit reumatik di
Indonesia?
Pada orang dewasa urutannya sebagai berikut; nyeri otot
mekanik, pengapuran dan peradangan (baik oleh gangguan
auto immune maupun untuk penumpukan asam urat, dan
kadang.kadang oleh infeksi kuman), sampai pengeroposan
dan akibatnya (patah tulang) terutama pada orang tua.
Sedangkan pada anak-anak umumnya disebabkan kelainan
bawaan taupun peradangan sendi.
7.
Bagaiman pencegahan yang dapat dilakukan sejak
usia
muda?
Pencegahannya tergantung pada penyebabnya. Misalnya
nyeri mekanik harus dicegah dengan postur tubuh yang
benar dan cara kerja atau pembebanan tubuh yang baik.
Bila sebab penyakit auto immune, pencegahnnya sukar
kecuali penanganan dini untuk mencegah penyakit
bertanjut. Sedangkan pengapuran yang meyerang usia
menengah ke atas dicegah dengan pengurangan pembebanan
sendi yang berlebihan dan juga berat badan yang
berlebihan. Kekeroposan harus secara dini memperhatikan
cukupnya asupan kalsium dan bila diperlukan pengukuran
kepadatan tulang agar diberi obat yang sesuai.
Pencegahannya dapat degan memberikan kalsium (susu) juga
latihan fisik dan bila perlu pemberian hormone pengganti
maupun obat untuk memperbaiki kekuatan tulang seperti
obat bisphosphonate .
OSTEOPOROSIS
1.
Apa Osteoporosis Itu?
Osteoporosis adalah penyakit tulang metabolik yang ditandai dengan massa tulang yang rendah dan kerusakan mikro-arsitektural dari jaringan tulang, menimbulkan kerapuhan tulang dan sebagai konsekuensi terjadi peningkatan risiko fraktur tulang 1.
Patokan World Health Organization (WHO) sebesar –2,5 Simpang Baku (Standard Deviation [SD]) nilai T (Tscore [Tsc]) dari densitas mineral tulang rata-rata (mBMD) dengan Absorptiometri sinar X ganda digunakan untuk diagnosis osteoporosis2. Saat mengukur osteoporosis lebih baik menyatakan Tsc dalam persentase dibanding dalam –2,5. Hal ini mempermudah pengertian kita saat membaca hasil cetak komputer tentang pengukuran dan saat membandingkan dengan hasil sebelumnya.
2.
Apakah Osteoporosis merupakan suatu penyakit baru?
Tidak, osteoporosis sama tuanya dengan peradaban manusia. Hippocrates telah melaporkan penipisan dan kecenderungan patah tulang pada orang usia lanjut. Baru dalam 50 tahun terakhir ilmu kedokteran telah mulai memahami dasar penyakit ini.
3.
Mengapa sekarang semua orang sangat peduli akan
Osteoporosis?
Media elektronik terutama iklan TV setiap hari yang mempromosikan mengenai penjualan susu dan produk susu telah membangkitkan kesadaran tentang osteoporosis di masyarakat. Hal ini baik, tetapi di lain pihak telah memberikan informasi yang keliru mengenai apa yang dapat dilakukan susu dan produk susu terhadap osteoporosis.
4.
Apakah suplemen makanan dapat mencegah atau
digunakan untuk pengobatan Osteoporosis?
Tidak, susu dan produk susu, serta kalsium dalam bentuk tablet, cair dan bubuk adalah komponen makanan yang harus dimakan setiap hari oleh setiap orang untuk dapat tumbuh dan tetap sehat hingga usia tua. Mereka bukanlah obat atau pencegahan untuk osteoporosis. Untuk mengobati dan mencegah osteoporosis kita membutuhkan nutrisi yang adekuat, termasuk susu dan produk susu.
Email This Page
Print
This Page